TAPTENG-TUKKA WAHANANEWS.CO,
Pembukaan jalan untuk peningkatan produktivitas pertanian Desa Aek Bottar Kecamatan Tukka Tapanuli Tengah yang sangat di butuhkan oleh masyarakat desa menjadi salah satu bahan usulan dalam pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2025 mendatang.
Dalam musyawarah desa ini juga sejumlah masukan dari masyarakat yang peduli dengan nasip aja Kabupaten yang saat ini tengah mengalami kerusakan juga menjadi salah satu fukus yang di usulkan untuk segera di perbaiki.
Baca Juga:
Sofian Sitorus Korban Yang Diduga Diculik, Melaporkan Kejadian Tersebut ke Polres Toba
Seperti halnya jalan menuju desa yang saat ini sudah hampir patah akibat sisa kanan jalan mengalami longsor, dan perlu di buatkan penahan tanah.
"Kami juga usulkan agar tembok penahan tanah segera di buatkan, mengingat jalan menuju desa kita ini saat ini ada yang kondisinya sangat memprihatikan, yaitu jalan yang hampir putus akibat tanah longsor di sisi jalan," ujar salah satu warga.
Menanggapi hal tersebut Kepala Desa Aek Bottar Suwardi Meha usai kegiatan musyawarah pada awak media, menjelaskan bahwa kebutuhan akses di desa untuk jalan pertanian sudah lama di impikan warganya.
Baca Juga:
Penculikan Penjabat Teras Pemkab Toba Dibarengi Penganiayaan dan Pengancaman
"Selain Tembok Penahan Tanah yang akan kita bangun tahun 2025 mendatang karena jalan Kabupaten menuju desa yang sering longsor, titik berat prioritas kita juga pada pembukaan jalan usaha tani di desa ini," ujar Suwardi pada Jumat (1/11/2024) saat di jumpai di kediamannya Jumat hari itu juga.
Menurut Kepala Desa ini, kebutuhan akan akses guna pengangkutan hasil hasil pertanian dari lahan lahan masyarakat memang sangat penting. Dimana permasalahan masyarakat untuk mengeluarkan hasil pertanian berupa getah karet dan sejumlah hasil pertanian lainnya terkendala pada akses jalan yang tidak mendukung.
"Kadang untuk pengangkutan hasil tani warga ini banyak terhalang karena jalanya susah. Jadi atas dasar itulah maka kami bersama masyarakat desa sepakat untuk melakukan pembukaan jalan pertanian menuju lahan lahan masyarakat yang produktif," ucap Kepala Desa.
Diketahui pelaksanaan Musyawarah RKPDes Aek Bottar beberapa hari lalu berjalan dengan lancar dan aman, Camat beserta perangkat Kecamatan, Babinsa dan Babinkamtibmas serta sejumlah tokoh masyarakat bersama Aparat Desa meramaikan kegiatan ini di Kantor Desa Aek Bottar bersama puluhan warga lainnya. Usai musyawarah desa, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian BLT pada PKM desa Aek Bottar Utuk tahap ke tiga yakni Juli, Agustus dan September 2024, sebesar 300 ribu per bulan yang langsung di terima sebesar 900 ribu untuk setiap keluarga penerima manfaat.
Camat Tukka dalam kesepakatan tersebut juga menjelaskan bahwa dirinya hadir dalam kegiatan tersebut guna menyaksikan langsung pelaksanaan RKPDes yah di diamanahkan oleh Undang Undang dalam pengelolaan Anggaran Desa.
Camat Tukka Fadlan juga berharap agar masyarakat bisa mendukung semua program pemerintah yang akan dilaksanakan di desa, dan tak lupa juga memberikan arahan kepada para penerima BLT agar menggunakan Uang yang diterima para KPM bisa di manfaatkan dengan baik sesuai kebutuhan keluarga.
"Jadi kami berharap agar kita semua bisa menjaga ketertiban menjelang Pilkada November 2024 mendatang dan jangan mudah terprovokasi atas informasi yang tidak bertanggung jawab, serta mari sama sama mendukung pelaksanaan Pilkada nantinya.
Dan juga bagi orang penerima BLT bisa memanfaatkan uangnya dengan baik sesuai kebutuhan keluarga," ucap Camat Tukka.
"Dan akhir kata atas nama pemerintah Kecamatan kami juga mengucapkan terimakasih pada kita semua yang hadir disini atas suksesnya kegiatan Musyawarah RKPDes ini, semoga apa yang kita rencanakan bisa terealisasikan dengan baik kedepannya," tutup Fadhlan.
[Redaktur: Tohap Simaremare]