"Pelaku pembangunan tidak hanya terbatas pada pemerintah, tapi juga melibatkan perguruan tinggi, pihak swasta, media massa, dan masyarakat," ujarnya.
Sambungnya, Pemerintah bersama dengan sektor swasta dan perguruan tinggi berperan sebagai fasilitator untuk pembangunan, sedangkan media massa menjadi wadah untuk mempromosikan dan mempublikasikan inovasi pembangunan.
Baca Juga:
FLSS Perkuat Kolaborasi Komunitas Literasi, Dorong Inovasi Audiobook di Muara Enim
"Masyarakat berperan sebagai pelaksana dan penerima manfaat dari pembangunan itu sendiri," ungkapnya.
Dalam hal ini, kehadiran Pendamping Desa memainkan peran penting dalam kesuksesan pembangunan di desa. Pendampingan masyarakat desa sangat diperlukan untuk membimbing dan memberdayakan masyarakat desa, tidak hanya sebagai pendukung pemerintah desa dalam efektivitas penggunaan dana desa.
"Buku yang berjudul Pendamping Desa Profesional dan Pemberdayaan Masyarakat Desa ini mencakup dua hal penting, yaitu pemberdayaan masyarakat dan kompetensi pendamping desa profesional," tuturnya.
Baca Juga:
Cetak Penulis Berbakat, Pesantren Tarbiyah Islamiyah Ar-Raudlatul Hasanah Gelar Pelatihan Jurnalistik
Penulisnya tidak hanya menjelaskan tentang kompetensi yang diperlukan menurut Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, tapi juga kompetensi dari lembaga sertifikasi pemberdayaan masyarakat secara lengkap dan jelas.
[Redaktur : Hadi Kurniawan]