danau-toba.wahananews.co | Meat, Tarabunga, dan Lintongnihuta. Tiga desa yang akan menjadi tuan rumah di Kabupaten Toba pada “Lake Toba Traditional Music Festival”.
Kegitatan itu ditujukan untuk membangun ekosistem kebudayaan di kawasan Danau Toba.
Baca Juga:
Dialog Mahasiswa dan BPODT Jadi Momentum Baru, MARTABAT Prabowo-Gibran Dorong Akselerasi Danau Toba
Sekaligus upaya melestarikan musik-musik tradisional di Sumatra Utara khususnya di kawasan Danau Toba.
Acara dimulai dengan pembukaan pukul 19.00 WIB di Puncak Tarabunga, Desa Tarabunga, Kecamatan Tampahan, Jumat, (5/8/2022) dan direncanakan sampai Minggu (7/8/2022)
Menurut Ketua Rumah Karya Indonesia, Marojahan Andrian Manalu bahwa LTTMF ini merupakan bagian dari festival tradisi Indonesia.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo–Gibran Apresiasi Revitalisasi Ajibata, Dorong Tata Kelola Visioner Otorita Danau Toba
Kegiatan ini merupakan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media yang bekerja sama dengan Rumah Karya Indonesia.
Festival ini merupakan tahun kedua dengan tema Suara Danau; Memaknai, Merawat, dan Menghidupkan Musik Tradisional.
Lebih rinci, pada hari pertama pembukaan, selain seremoni akan diisi dengan sejumlah kegiatan.