"Mari kita saling bahu membahu untuk terus bisa memberikan sumbangsih bagi destinasi wisata terkhusus membawa Danau Toba Bring to The World," sebutnya menambahkan.
Sebelumnya kedatangan Walikota Haryadi yang didampingi Ketua KMDT Edison Manurung disambut dengan Mossak Batak yang dibawakan sejumlah pemuda Toba di lokasi Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba.
Baca Juga:
Disnakertrans DIY Terima 75 Pengaduan THR dari Berbagai Perusahaan
Rombongan juga sebelumnya menyempatkan diri untuk mengunjungi Caldera Nomadic Escape yang berada di Sibisa, Kecamatan Ajibata dan Kampus IT Del, Laguboti.
Bupati Toba, Poltak Sitorus dalam sambutannya yang dibacakan oleh Pj.Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Drs. Augus Sitorus menyampaikan ucapan selamat datang bagi rombongan Walikota Yogyakarta dan Ketua KMDT beserta rombongan di salah satu kawasan destinasi pariwisata super proritas.
Dipaparkan bahwa selain sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas, sebagian besar penduduk di Kabupaten Toba hidup dari sektor pertanian, oleh karena itu sektor pertanian inilah yang menggerakkan perekonomian daerah dan memberi kontribusi yang cukup besar dalam pembentukan PDRB Kabupaten Toba.
Baca Juga:
SADIS! Enggal Dibunuh Pacarnya dan Dibiarkan Jadi Kerangka di Kontrakannya
"Komoditi andalan kita di sektor pertanian adalah padi, jagung, ubi kayu, jeruk, kentang cabai, dan bawang merah, sedangkan untuk perkebunan ada kopi yang menjadi komoditi andalan dengan prospek yang baik serta lahannya tersebar luas dibeberapa kecamatan di Kabupaten Toba," sebutnya.
Pemkab Toba berharap dengan ditetapkannya Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Geopark atau disebut sebagai "Caldera of Kings" akan benar benar menjadi destinasi wisata berkelas dunia sama seperti Bali, Borobudur, Mandalika, Labuhan Bajo, Likupang bahkan juga Malioboro dan Kraton Yogyakarta.
Diterangkan juga secara singkat tentang sejarah, kearifan lokal, budaya, serta adat istiadat dan norma yang mengatur tatanan kehidupan masyarakat sehari-hari yang mengakar pada filosofi "Dalihan na Tolu"