"Saat ini sedang terjadi juga kebakaran di kawasan perbukitan yang berada dekat dengan Bukit Tolong. Kita lakukan penyekatan agar apinya tidak cepat menyebar," tuturnya.
Pihaknya menduga ada unsur kesengajaan melakukan karhutla karena intensitas peristiwa.
Baca Juga:
Dampak El Nino Ekstrem dan Buruknya Tata Kelola, WALHI Ungkap 11 Ribu Titik Panas di RI
"Indikasi adanya faktor kesengajaan, itu masih didalami. Yang menjadi pertanyaan adalah soal terjadinya intensitas kebakaran, terjadi berulang," sambungnya.
"Kita patut curiga dengan kejadian berulang ini. Kita memang belum pernah melakukan pelaporan ke pihak kepolisian terkait hal ini. Dan memang, polisi turut serta datang ke lokasi kebakaran. Kita berharap tidak ada lagi peristiwa seperti ini lagi," sambungnya.
Selanjutnya, ia juga menuturkan kesulitan petugas saat berada di lapangan.
Baca Juga:
Godzilla El Nino Intai Indonesia, BRIN Peringatkan Kemarau Ekstrem 2026
"Para petugas pun alami kesulitan melakukan pemadaman karena medannya terjal. Kalau kita langsung dekati api, resikonya besar," tuturnya.
"Pada saat kita melakukan pemadaman, kita berjibaku. Karena apinya langsung mengarah ke petugas di lapangan. Kesulitan yang kita dapatkan di lokasi adalah medannya terjal dan angin kencang sehingga persebaran api sangat cepat," pungkasnya.
[Redaktur: Hadi Kurniawan]