Sebagai bentuk dukungan yang nyata, Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Toba siap untuk membuat kebijakan terkait komoditi unggulan.
Serta meminta kesediaan BI untuk melakukan pendampingan di lapangan dari hulu ke hilir terhadap pengusaha UMKM di daerah sehingga diharapkan nantinya akan menjadi koperasi binaan BI di wilayah Kabupaten Toba.
Baca Juga:
Capaian Kolaborasi Kendalikan Inflasi Pangan di Papua Barat Daya Tahun 2024, Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat Gelar Torang Locavore
Melengkapi hal tersebut Bupati Toba berencana akan membentuk Koperasi Petani Kopi di Kecamatan Uluan dan Kecamatan Parsoburan.
Dan berkeinginan hasil/produk dari UMKM tersebut dapat distandarisasi.
“Sehingga hasilnya lebih maksimal untuk di distribusikan di pasar lokal, nasional maupun internasional,” kata Bupati Poltak.
Baca Juga:
Bank Indonesia Kaltim: Pembangunan IKN Berdampak Positif pada Perekonomian Daerah
Bupati juga berharap bantuan bibit berkualitas baik serta ketersediaan pupuk yang cukup dapat segera didistribusikan ke daerah untuk mengakomodir kebutuhan UMKM di daerah.
Turut hadir dalam acara ini, Kepala Perwakilan BI Pematang Siantar dan Kepala Perwakilan BI Sibolga, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah se-Provinsi Sumatera Utara, dan Kepala Biro/Bagian Perekonomian kabupaten/kota se-Sumatera Utara. [mps]