"Dan instansi terkait harus menata Onan Tomok, khususnya dengan masukan dari warga setempat agar terwujudnya Samosir menjadi negeri indah kepingan Surga sebagai kabupaten terbanyak potensi wisatanya di Sumatera Utara," ungkapnya.
"Jika hal ini terus berlanjut, dan tidak ada perhatian atau hati pemerintah setempat atau kabupaten Samosir serta dinas terkait, Kita akan bicara dengan masyarakat Tomok dan rekan rekan, Dimana jika kita langsung lakukan aksi tentunya Pemerintah setempat dan kabupaten kurang setuju" tambah David Sidabutar.
Baca Juga:
Antisipasi Tren Perminan Koin Jagat, Satpol PP DKI Ingatkan Sanksi Rp5 Juta Jika Rusak Fasum
Praktisi pariwisata Provinsi Sumatra Utara, Dearman Damanik, menjelaskan Danau Toba adalah salah satu Destinasi Super Prioritas (DSP) dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan sudah layak diperhatikan akan keberadaan Onan [pasar] Tomok dapat menjadi daya tarik wisata.
"Oleh karena itu, perlu peran lintas sektoral dalam memajukan sektor pariwisata. Pembangunan sektor pariwisata tidak terlepas dari peran Pemerintah, Pengusaha, dan masyarakat," tutupnya.
Diketahui Pemerintah Kabupaten Samosir khususnya Tomok sudah dilakukan pelebaran jalan nasional dan pembangunan trotoar untuk pejalan kaki yang nantinya akan dinikmati masyarakat sekitar dan wisatawan yang berkunjung ke Tomok.
Baca Juga:
Terjungkal Dipepet 3 Motor, Remaja Cianjur Tewas Tertancap Pagar Trotoar
[Redaktur : Hadi Kurniawan]