Lewat penelusuran yang dilakukan, hujan es terjadi melalui dua proses utama, yaitu strong updraft dan downdraft, serta lower freezing level.
Strong updraft dan downdraft merupakan udara hangat naik ke lapisan atmosfer lebih tinggi (updraft), hingga menyebabkan uap air membeku menjadi butiran es. Butiran es itu turun kembali akibat dorongan udara turun (downdraft) dan jatuh ke permukaan bumi.
Baca Juga:
Puting Beliung di Berampu Dairi, Rumah Rusak, Tiang Listrik Miring
Berikutnya lower freezing level. Di mana jika lapisan pembekuan (freezing level) berada lebih rendah dari biasanya, maka butiran es memiliki peluang lebih besar untuk mencapai permukaan bumi sebelum sempat mencair. Freezing level umumnya berada pada ketinggian 4-5 km di atas permukaan laut.
[Redaktur: Mega Puspita]