"Minggu lalu, Kadisdik Toba baru Rikardo Hutajulu minta izin sama saya untuk menggunakan lapangan ini. Acara tersebut pun dihadiri oleh bupati dan wakil bupati menyemangati anak-anak di sini. Kalau ini benar milik Disdik Provsu, mengapa Kadisdik Toba harus minta izin kepada saya? Ini jadi sebuah pertanyaan besar," terangnya.
Ia tambahkan, Mekar Sinurat pergi ke Polsek Balige untuk meminta agar Lapangan Mini dapat digunakan sebagai lokasi ujian samapta.
Baca Juga:
Bupati Toba Effendi Napitupulu Bakal Tanggung Biaya Psikotest dan Test Kesehatan Masuk SMA Unggul
"Nah setelah pergi dari areal kita ini, ia pergi ke Polsek. Lalu Kapolsek Balige menghubungi kita untuk meminta lapangan ini untuk digunakan ujian samapta yang akan diselenggarakan oleh Yayasan Tunas Bangsa Soposurung," sambungnya.
Yang pasti, ia merasa kecewa atas tindakan oknum pengacara tersebut.
"Saya tidak mau kasih karena mereka itu sudah arogan. Sudah tak memperlihatkan legal standingnya. Dan ia saya bilang ingin menyerobot lahan kami ini. Masa ada plang tiba-tiba di lahan kami," lanjutnya.
Baca Juga:
Kunjungi Mapolsek Sorkam, Kapolres Tapteng Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan
"Kalau ia sebagai pengacara, seharusnya ia harus memperlihatkan surat kuasa, pihak pemerintah setempat pun hadir. Dan harus diingat, tanah ini tak pernah menjadi permasalahan," terangnya.
Hari ini, Sabtu (5/4/2025), pihak Disdik Provsu bersama Mekar Sinurat sambangi keluarga Jaya Napitupulu di Lapangan Mini. Pertemuan tak memperlihatkan titik temu.
[Redaktur: Hadi Kurniawan]