DANAUTOBA.WAHANANEWS.CO- Pada hari ini, Jumat (4/4/2025), segerombolan Orang Tak Dikenal (OTK) memasang plang kepemilikan lahan Lapangan Mini, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba. Sontak, keluarga pemilik lahan yang berdiam di kawasan lahan tersebut keberatan.
Gerombolan OTK tersebut awalnya menggali tanah, tempat plang yang berjarak sekitar 30 meter dari kediaman keluarga pemilik tanah tersebut.
Baca Juga:
Rombongan Maruli Siahaan Ziarah Bona Pasogit, Doa untuk Kesuksesan Perayaan Natal Pangahut Tua Medan
"Tadi sekitar jam 9.30 WIB, kami melihat ada beberapa orang yang memasang plank kepemilikan tanah di sudut lahan milik kami," ujar Desima Gultom bersama suaminya Jaya Napitupulu, keturunan Oppung Juan Napitupulu, Jumat (4/4/2025).
Keluarga ini pun memastikan bahwa lahan tersebut adalah miliknya. Memang selama ini, lahan ini mereka berikan kepada publik untuk tempat berolahraga. Merasa kecewa dengan tindakan OTK ini, lapangan ini bakal ditutup.
"Selanjutnya, Lapangan mini Soposurung ini milik kami, namun ada pihak yang menyatakan ini milik pemerintah tetapi dipasang oleh orang-orang yang kami duga dari Yayasan Tunas Bangsa Soposurung," terangnya.
Baca Juga:
Rehabilitasi SD Negeri 173525 Balige Toba Belum Juga Selesai
Selanjutnya, ia jelaskan sejarah tanah atau lahan tersebut. Tahun 1975, Lapangan Mini masih menjadi lahan perkebunan milik keturunan Napitupulu Salimbabiat.
Sementara, lahan yang saat ini sudah menjadi areal Asrama Yayasan Tunas Bangsa Soposurung dulunya dinama Lapangan Balanga. Ia tegaskan, Lapangan Balanga dan Lapangan Mini adalah objek yang berbeda.
"Jika berbicara tahun 1975, kondisi lahan kita ini masih kebun, belum menjadi lapangan apalagi sebutan Lapangan Mini," terangnya.