Danau-toba.WahanaNews.co | Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dampaknya telah mulai dirasakan dampaknya bagi kelancaran akses transportasi di Pulau Sumatera. Tidak hanya itu multiplier effect sebagai dampak dari JTTS.
Sumut yang merupakan salah satu daerah penyangga bagi provinsi lain harus segera diprioritaskan pembangunan JTTS agar dapat memberikan kelancaran akses dari dan daerah lain.
Baca Juga:
Seluruh Karyawan PT.MURINDA IRON STEEL yang Bekerja di kawasan industri kek seimangkei mengucapkan selamat HUT ke-52,"Semakin kokoh,inovatif dan terus menjadi pelopor terpercaya"
Saat ini pembangunan JTTS baik itu ruas utama (backbound) maupun ruas feeder (penghubung) terus dilakukan.
Karena itu, setiap kepala daerah berlomba-lomba memperjuangkan ruas demi ruas jalan tol yang melintas di daerah masing-masing.
Sementara di provinsi sumatera utara, Wakil Gubernur Musa Rajeksah berharap pemerintah pusat memprioritaskan pembangunan JTTS tahap III yang diketahui melintasi sebagian besar wilayah Sumut.
Baca Juga:
Puskesmas perdagangan diduga persulit kelahiran ibu hamil
Diketahui JTTS tahap III tersebut menghubungkan antara Dumai-Rantauprapat-Kisaran-Pangkalan Brandan-Langsa-Lhoksemawe-Sigli dan merupakan backbound dari JTTS.
Musa mengatakan, Provsu merupakan daerah penyangga bagi provinsi-provinsi yang ada disekitarnya.
Dengan adanya jalan tol yang menyambung hingga ke provinsi Riau, dia berkeyakinan para investor akan lebih tertarik karena melihat jumlah pengguna jalan tol yang cukup besar dan antusias.