Dan provinsi Riau adalah salah satu daerah produksi kelapa sawit terbesar di Indonesia.
Seperti dikutip dari portal resmi pemprovsu, beliau menyarankan untuk tahap III bisa dimajukan menjadi tahap II.
Baca Juga:
Tidak Kutip Biaya SK Perangkat, Pangulu Perdagangan II Layak Dicontoh
“Perencanaan ini memang diakui penganggarannya belum ada kepastian akan tetapi kalau kita menjual hal lain, pasti investor akan lebih tertarik dan akhirnya bisa membantu pembangunan jalan tol ini,” kata Wagubsu Musa Rajeksah.
Beliau juga menambahkan bahwasanya Provinsi Sumatera Utara juga memiliki kawasan ekonomi khusus (KEK) Sei Mangkei sebagai pelabuhan terbesar di Pulau Sumatera yang akan membantu peningkatan ekonomi.
Begitu juga dengan Bandara Kualanamu artinya nanti jika ruas tol Dumai-Rantauprapat tersebut selesai, juga akan memberi peningkatan ekonomi juga bagi provinsi Aceh dan provinsi Jambi.
Baca Juga:
Forwaka Kesal Kajatisu Sibuk Temui Pejabat tapi Ogah Bertemu Wartawan: Beda dengan Kajati Sebelumnya
“Orang yang lalu lalang menuju Pekanbaru juga akan semakin banyak. Belum lagi dengan provsu yang dikenal dengan CPO-nya, hal ini tentu dapat mempercepat bisnis dan mengurangi biaya produksi jika jalan tol telah beroperasi,” sebut Musa.
Wagubsu juga mengatakan bahwasanya pemprosu terus berkomitmen untuk membantu pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan JTTS yang berada di wilayah Provinsi Sumut.
Diketahui, Kemenkomarves membuat empat tahapan pembangunan JTTS. Adapun Tahap I bagian 1 adalah yang telah beroperasi dan bagian 2 yang sedang dalam tahap pengerjaan hingga target operasional di tahun 2022 hingga tahun 2023.