"Kami, tiga paslon di sini berharap bisa menyosialisasikan nomor urut ini kepada masyarakat. Kita sebagai paslon juga dapat bersaing secara sportif," sambungnya.
Menurutnya, sosialisasi yang bagus dari setiap paslon akan membuat masyarakat mendapatkan edukasi yang benar soal politik.
Baca Juga:
Upacara Memperingati Hari Sumpah Pemuda Berjalan Dengann Suasana Sederhana
"Kita lakukan pilkada damai di Toba supaya masyarakat Toba juga teredukasi dengan baik," terangnya.
Pada penutup sambutannya, ia juga ingatkan ASN tetap netral.
"Dan kalau bisa, pihak yang di pemerintahan kita minta secara tegas untuk netral. Jangan ada yang memihak kepada salah satu paslon," tuturnya.
Baca Juga:
Ismansyah Putra Nasution Gelar Sutan Soalampoon Harajaon Madina, Kenapa Kita Harus Memilih Boby, Ini Alasannya
Sebelumnya, dalam proses pengundian nomor urut, KPUD Toba memanggil ketiga calon wakil bupati untuk mengambil nomor antrian. Seorang calon wakil bupati Tonny M Simanjuntak komplain soal desain yang berbeda pada satu tabung tempat nomor urut.
Pada undian nomor urut itu, ada tiga tabung disajikan dengan terlebih dahulu mencabut nomor registrasi. Nomor registrasi berjumlah 14 nomor dan nomor yang paling kecil akan mengambil tabung sebagai nomor urut yang pertama.
Setelah komplain soal desain tersebut, Tonny M Simanjuntak lalu mengambil nomor registrasi. Yang pertama mengambil tabung nomor urut adalah paslon Effendi Napitupulu-Audi Murphy Sitorus, paslon Robinson Sitorus-Tonny M Simanjuntak, lalu disusul oleh paslon Poltak Sitorus-Anugerah Puriam Naiborhu.